Rivalitas Tim Aston Villa



Aston Villa mempunyai pangkal fans yang besar serta mendapatkan suport dari semua Midlands serta sekelilingnya, dengan tim-tim simpatisan di penjuru dunia. Bekas kepala eksekutif Villa Richard 


Fitzgerald sudah mengatakan jika etnis simpatisan sekarang ini 98% berkulit putih. Saat pemerintahan Randy Lerner menggantikan di Villa Park, mereka mempunyai tujuan untuk tingkatkan suport mereka dari etnis minoritas. Beberapa organisasi sudah dibuat untuk memberikan dukungan komune lokal, termasuk juga Aston Pride. [75] Program Villa in the Community sudah dibuat untuk menggerakkan suport antara golongan muda di daerah ini.

Pemilik baru sudah mengawali beberapa survey yang mempunyai tujuan untuk memperoleh opini fans Villa serta menyertakan mereka dalam proses pemungutan ketetapan. Rapat berlangsung tiap tiga bulan dimana beberapa simpatisan diundang dengan pengambilan suara serta diundang untuk ajukan pertanyaan pada Dewan. [77] Di tahun 2011, club memberikan dukungan ide berbasiskan simpatisan untuk lagu sah untuk tingkatkan situasi di Villa Park. Lagu "The Bells Are Ringing" akan diputar sebelum laga.

Seperti banyak club sepak bola Inggris, Aston Villa mempunyai beberapa perusahaan hooligan yang berkaitan dengan mereka: Villa Youth, Steamers, Villa Hardcore, serta C-Crew, yang paling akhir disebutkan benar-benar aktif semasa tahun 1970-an serta 1980-an. Seperti yang bisa disaksikan di semua sepakbola Inggris, kelompok-kelompok hooligan saat ini sudah dipinggirkan. [79] Di tahun 2004, beberapa perusahaan Villa terjebak dalam perkelahian dengan fans QPR di luar Villa Park dimana seorang pramugari wafat.

Pengelompokan simpatisan penting saat ini bisa diketemukan di beberapa club simpatisan domestik serta internasional. Ini termasuk juga Club Simpatisan Sah Aston Villa yang mempunyai banyak sisi regional serta internasional yang semakin kecil. [81] Ada banyak club simpatisan berdiri sendiri selama saat pemerintahan Doug Ellis tapi sejumlah besar dari mereka dibubarkan sesudah pensiun.

Barisan simpatisan My Old Man Said dibuat untuk bela hak-hak simpatisan Villa, untuk karena langsung dari protes simpatisan Villa pada pemilihan club Alex McLeish. Simpatisan club mengeluarkan fanzine seperti Heroes and Villains serta The Holy Trinity.

Saingan berat Aston Villa ialah Birmingham City, dengan laga di antara ke-2 club yang diketahui untuk Derby Kota Ke-2. [7] Tetapi dengan cara historis, West Bromwich Albion dapat disebut jadi lawan paling besar Villa, satu pandangan yang disorot dalam survey fans, yang dilaksanakan di tahun 2003. [82] Ke-2 team merebutkan tiga final Piala FA diakhir era ke-19. Villa nikmati kompetisi lokal yang kurang panas dengan Wolverhampton Wanderers serta Coventry City.

Lewat kemunduran West Brom serta Birmingham City, ke Football League Championship, pada musim 2005-06, pada awal musim Premiership 2006-07, Villa ialah salah satu club Midlands di Liga itu. Team musuh paling dekat yang ditemui Villa semasa musim itu ialah Sheffield United, yang bermain 100 km. di Yorkshire Selatan. [

Untuk musim 2010-11, West Bromwich Albion dipropagandakan serta masuk dengan Aston Villa, Wolverhampton Wanderers, serta Birmingham City di Liga Premier. Ini mengidentifikasi kali pertamanya jika club "West Biglands 'Big Four" sudah ada di Liga Premier di saat yang sama, serta kali pertamanya bersama di papan atas semenjak musim 1983-84. Birmingham terdegradasi di akhir musim 2010-11, akhiri periode ini.

Popular Posts